Sehari-hari, kita mengenal berbagai tanaman herbal atau jamu yang memiliki rasa pahit. Namun demi kesehatan atau agar segera sembuh, berbagai obat herbal dan jamu pahit inipun mampu kita konsumsi secara rutin. Sambiloto termasuk salah satunya. Bagaimana khasiat sambiloto untuk kesehatan?

Ada berbagai tanaman yang nuik seperti rosella dan kunyit, namun juga ada tanaman ekstrim yang kurang menarik dan tidak memiliki cita rasa yang nikmat seperti mengkudu dan sambiloto. Meskipun begitu, yang penting adalah khasiatnya yang baik untuk kesehatan. Seperti khasiat sambiloto untuk kesehatan yang dibahas berikut ini.

Seputar Sambiloto

Sebelum memilih untuk mengkonsumsi dan merasakan khasiat Sambiloto untuk kesehatan, ada baiknya ketahui terlebih dahulu berbagai informasi seputar tanaman obat ini. Tujuannya adalah untuk mengenalnya lebih jauh. Sehingga, sebelum mengkonsumsinya kita telah mengetahui seberapa tepat pilihan kita.

Sambiloto, sumber Lokadata.id
Sambiloto, sumber Lokadata.id

Dikutip dari situs Wikipedia, Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat yang berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa. Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut.

Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius. Kelembapan yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama. Nama daerah untuk sambiloto antara lain: sambilata (Melayu); ampadu tanah (Sumatra Barat); sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah); ki oray (Sunda); pepaitan (Madura), sedangkan nama asingnya Chuan xin lien (Cina).

Nama ilmiah sambiloto adalah Andrographis paniculata. Termasuk ke dalam famili tumbuhan Acantaceae. Nama daerahnya papaitan. Tumbuhan ini memiliki berbagai sifat yang bermanfaat bagi manusia. Di antaranya, sebagai antipiretik (menurunkan panas / panas dalam), anti racun, anti radang, dan anti bengkak.

Tumbuhan obat ini merusak sel trophocyt dan trophoblast, berperan dalam kondensasi cytoplasma dari sel tumor, piknosis dan menghancurkan inti selnya. Tumbuhan ini efektif untuk infeksi dan merangsang phagositosis. Mempunyai efek hipoglemik, hipotermian, diuretic, antibakteri dan analgesic.

Kandungan dan Manfaat

Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan zat yang berguna bagi kesehatan manusia. Di antaranya laktone dari cabang dan daun berupa deoxy andrographolide, neoandrographolide, 14 deoxy-11, 12 didehydroandrographolide dan hormoandrographolide. Flavonoid dari akar berupa polymethoxyflavone, andrographin, panicolin, kalium, kalsium, natrium, dan asam kersik. Andro grapholida sekurang-kurangnya 1 %, kalmegin, zat amorf, dan hablur kuning, pahit sampai sangat pahit.

Bagaimana dengan khasiat sambiloto untuk kesehatan? Tim redaksi Nabawi Herba memilih untuk melansirnya dari pendapat ahli. Seperti salah satunya yang dikutip dari situs Alodokter berikut ini :

1. Meringankan gejala flu

Beberapa riset menunjukkan sambiloto bermanfaat untuk meredakan gejala flu, seperti bersin-bersin, nyeri tenggorokan, demam, dan batuk pilek, serta mempercepat proses pemulihan flu. Manfaat ini berasal dari kandungan zat yang bersifat antiradang, antibakteri, dan antivirus.

Sari Sambiloto Herbal, sumber Nabawi Herba
Sari Sambiloto Herbal, sumber Nabawi Herba

Untuk memaksimalkan manfaat sambiloto tersebut, Anda bisa memilih suplemen sambiloto yang dikombinasikan dengan ginseng.

Namun, selain dengan mengonsumsi tanaman herbal tersebut, Anda juga disarankan untuk istirahat yang cukup, makan dan minum yang teratur, serta jauhi asap rokok dan polusi agar bisa lebih cepat pulih dari flu.

2. Memperkuat daya tahan tubuh

Sambiloto pun diketahui bermanfaat untuk meningkatkan kerja sistem imun tubuh. Tanaman herba ini dapat memperbaiki dan merangsang kinerja sel-sel darah putih, sehingga dapat lebih efektif melawan berbagai kuman dan virus penyebab infeksi. Ekstrak sambiloto juga dapat meningkatkan kinerja daya tahan tubuh dalam mendeteksi dan membasmi sel-sel kanker di dalam tubuh.

3. Meredakan peradangan

Peradangan merupakan cara alami tubuh untuk melindungi dan memulihkan diri dari infeksi, penyakit, dan cedera. Meski demikian, peradangan bisa membahayakan kesehatan jika terjadi dalam jangka panjang. Saat mengalami peradangan, seseorang akan merasakan gejala tidak enak badan, demam, nyeri, atau bengkak di bagian tubuh tertentu yang meradang.

Untuk mengurangi peradangan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, termasuk mengonsumsi obat herbal alami seperti sambiloto. Tanaman ini telah digunakan sejak lama untuk mengatasi gejala peradangan berkat kandungan zat antiradangnya.

4. Meredakan demam

Demam merupakan salah satu reaksi tubuh yang terjadi akibat peradangan. Kondisi ini biasanya terjadi ketika tubuh mengalami infeksi, misalnya karena bakteri atau virus. Daun sambiloto merupakan salah satu obat pereda demam alami. Ini berkat efek antiradang, antibakteri, dan antivirus yang terdapat di dalam tumbuhan tersebut.

5. Menurunkan tekanan darah

Flu dan Demam, sumber Alina Health
Flu dan Demam, sumber Alina Health

Tanaman sambiloto yang dikonsumsi sebagai jamu, teh herbal, atau suplemen juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah, Tanaman ini dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga melancarkan aliran darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Namun, Anda perlu berhati-hati saat mengonsumsi sambiloto, apabila sedang menjalani pengobatan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hal ini dikarenakan sambiloto bisa menimbulkan efek samping berupa penurunan tekanan darah secara drastis atau hipotensi.

6. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Selain beberapa manfaat di atas, tanaman sambiloto juga diketahui dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit kanker. Beberapa riset di laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak sambiloto terlihat dapat menghambat dan mencegah pertumbuhan sel kanker. Meski demikian, belum ada riset yang dapat membuktikan efektivitas tanaman herba ini sebagai obat kanker.

7. Menurunkan kadar gula darah

Riset menyebutkan bahwa ekstrak sambiloto terlihat dapat menurunkan dan mengontrol kadar gula darah, serta mendukung efektivitas pengobatan diabetes dengan metformin. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, sambiloto juga berpotensi menimbulkan efek samping berbahaya, yaitu hipoglikemia.

Berbagai klaim manfaat sambiloto di atas memang baik untuk kesehatan, tetapi tanaman ini belum terbukti efektif dikonsumsi sebagai obat-obatan untuk mengatasi penyakit tertentu. Oleh karena itu, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter bila hendak menggunakan sambiloto sebagai pengobatan.

Nah, sudah mengenal dan tahu berbagai khasiat sambiloto untuk kesehatan? Semoga ulasan kali ini bisa menjadi referensi kecil bagi Anda. Untuk membeli berbagai produk herbal terlisensi BPOM, kunjungi Toko Herbal Online.

× Chat WhatsApp?