Khasiat Songgolangit termasuk salah satu yang mungkin terlewatkan. Padahal untuk gangguan kesehatan sendi termasuk asam urat, khasiat songgolangit sudah diteliti selain berbagai herbal lainnya seperti mahkota dewa. Lantas, bagaimana tanaman yang satu ini? Apa saja nutrisi yang terkandung didalamnya sehingga dapat meringankan berbagai masalah kesehatan seputar sendi?

Seputar Songgolangit

Coba tebak, gulma apa yang paling sakti di muka bumi? Dialah songgolangit (Tridax procumbens). Nenek moyang kita menganggap tanaman pengganggu itu sanggup menyangga langit nan luas. Kini khasiat songgolangit terbukti dari dinding laboratorium. Dua universitas di Surabaya sepakat, ia mengandung senyawa yang mampu menangkal rasa nyeri dan radang.

Songgolangit berasal dari Amerika Tropis. Ia dikenal sebagai tanaman pengganggu alias gulma. Baru pada 1906, pekebun kopi di Tasmania, Amerika menggunakan songgolangit sebagai penutup tanah. Saking banyaknya, penduduk sekitar perkebunan mencampurnya dengan rumput sebagai pakan ternak. Sejak 1,5 abad silam ketungpang -sebutan songgolangit di masyarakat Sunda- banyak ditemukan di Pulau Jawa.

Tak ada yang tahu pasti siapa yang pertama kali membawanya ke Indonesia. Yang jelas, di Jawa -terutama Jawa bagian timur- para tabib kerap menggunakan songgolangit sebagai campuran herbal. Ia pun cepat menyebar di Pulau Jawa. Ia juga dapat tumbuh di tanah berpasir di dataran rendah hingga daerah berketinggian 1.500 m dpl.

Teh Songgolangit, sumber Nabawi Herba
Teh Songgolangit, sumber Nabawi Herba

Sosok songgolangit menjulang tinggi. Panjang tanaman mencapai 40-75 cm. Berdaun agak lebar dan seluruh permukaan tanaman ditutupi rambut kasar. Akar tunggangnya kuat sehingga mampu menopang tanaman tegak berdiri. Batang bagian bahwa dapat memunculkan tunas sehingga ia juga menjalar.

Ciri khasnya ditandai dengan adanya bulu-bulu halus di seluruh permukaan daunnya. Saat berbunga, bulu-bulu halus itu juga menempel pada batang bunganya. Sepintas bentuk bunganya mengingatkan kita pada opium, cuma yang ini berwarna kuning. Bunganya terdiri atas lima mahkota berwarna kuning.

Bila bunga mengalami penyerbukan sempurna, maka akan menghasilkan buah sebelum akhirnya nanti tumbuh menjadi tanaman baru. Bentuk buahnya sangat khas, berupa butiran kecil-kecil, panjangnya tak kurang dari 0,5 cm dan ringan.

Karena sifatnya itulah songgolangit lebih mudah berkembang biak. Dengan bantuan angin, bibit songgolangit akan cepat tersebar ke berbagai penjuru tempat. Selain lewat biji, songgolangit bisa beranak-pinak dengan cara yang disebut geragih. Maksudnya, tumbuhan ini akan merebahkan batangnya ke tanah.

Lalu dalam waktu tertentu pada batang yang menyentuh tanah ini akan tumbuh akar. Selanjutnya, ia menjadi tanaman baru. Itu sebabnya tanaman perdu ini hidup menggerombol. Namun, tak jarang ia tumbuh di sela-sela tanaman bunga di kebun atau tanaman jagung, kedelai, ataupun lombok di tegalan.

Pada tempat yang salah seperti itu ia dicap sebagai tanaman pengganggu. Nasibnya akan merana, sebab tanaman ini mudah dicabut. Akarnya memang serabut, yang meski banyak, namun tidak “menggigit” tanah.

Ilustrasi Nyeri Sendi, sumber Alodokter
Ilustrasi Nyeri Sendi, sumber Alodokter

Tanaman kaya akan kandungan zat mineral di antaranya kalium (K), magenesium (Mg), dan kalsium (Ca) yang baik untuk menjaga kondisi tulang dan jaringannya. Tepatlah jika songgolangit digunakan sebagai obat untuk menghilangkan rasa nyeri, kaku, dan pembengkakan di persendian karena kadar asam urat, memperbaiki metabolisme fungsi hati dan ginjal, serta meningkatkan stamina tubuh.

Khasiat Songgolangit

Sebagai campuran herba, khasiat songgolangit menggelitik para ilmuwan di Universitas Airlangga dan Universitas Katolik Widya Kencana. Ia terbukti berkhasiat analgesik dan antiinflamasi. Analgesik ialah penghilang rasa sakit dan antiinflamasi disebut juga antiradang. Yang juga istimewa, penelitian itu menyebutkan songgolangit tak beracun. Ia aman bagi penderita liver dan ginjal. Tumbuhan ini juga kaya kalium, magnesium, dan kalsium yang baik untuk tubuh.

Saat ini diketahui terdapat tiga zat aktif pada songgolangit: flavanoid tanin, saponin tanim, dan flavonoid saponin. Flavanoid tanin bersifat menyejukkan dan menghilangkan rasa nyeri rematik pada tulang dan pinggang. Saponin tanin berguna sebagai antiradang, antibiotik, peluruh kencing, pereda sakit, dan penurun asam urat. Yang terakhir, flavonoid saponin, juga bersifat analgesik.

Tumbuhan Herbal Songgolangit, sumber Pulalohome
Tumbuhan Herbal Songgolangit, sumber Pulalohome

Penelitian yang dilakukan Dr. Hamzah dan Agus, bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, sebagai analgetik dan antiinflamasi songgolangit terasa khasiatnya pada konsentrasi 40% atau 2,2 g berat kering daun. Itu setara dengan jumlah seduhan berbentuk teh sebanyak 1 kantong berukuran 8cm x 8 cm. Pada konsentrasi itu pula liver terlindungi. Itu terbukti dari turunnya SGOT dan SGPT pengguna teh songgolangit yang telah mengkonsumsi selama 1 bulan. SGOT dan SGPT merupakan indikasi adanya gangguan pada liver.

Begitu juga pada ginjal. Peminum teh songgolangit mengalami penurunan kreatinin. Ia juga cocok untuk penderita artritis gout atau asam urat. Selama satu bulan pemakaian dapat menurunkan sebanyak 50% kadar asam urat.

Untuk mengolah songgolangit menjadi minuman berkhasiat sangat mudah. Daun yang sudah dipetik dicuci bersih. Rebus dalam air sebanyak 250 ml hingga tersisa 200 ml, lalu saring. Ia dapat diminum dalam kondisi hangat maupun dingin karena sama-sama berkhasiat. Bagi penderita rematik dan asam urat diminum sehari dua kali masing-masing 1 gelas minum. Ia juga aman bagi yang sehat, bahkan berkhasiat sebagai penambah stamina.

Itu dia berbagai informasi seputar tanaman songgolangit serta khasiat songgolangit yang dikenal sebagai suplemen bahkan obat bagi masalah sendi. Apakah Anda termasuk salah satu yang membutuhkan suplemen herbal yang satu ini? Kunjungi toko herbal online untuk bisa mendapatkan produknya.

Selain itu, bagi Anda yang ingin menjadi distributor herbal atau dropshipper, Anda juga bisa melihat informasinya di website nabawi herba. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Tetap semangat dan jaga kesehatan Anda selalu.

× Chat WhatsApp?