Anda pasti pernah mendengar buah Simalakama. Apakah buah ini memang ada atau hanya sekedar tanaman fiktif untuk pepatah saja? Ternyata buah ini ada! Nama lain dari buah ini adalah Mahkota Dewa atau dalam bahasa inggris adalah God’s Crown. Khasiat Mahkota Dewa juga ternyata banyak sekali.

Jika dalam pepatah buah Simalakama adalah perumpamaan keadaan yang serba salah, lain halnya dengan Mahkota Dewa. Tanaman ini merupakah herbal yang mampu memberikan beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh. Nah, apa saja khasiat Mahkota Dewa bagi kesehatan tubuh?

Seputar Mahkota Dewa

Sebelum melihat secara langsung informasi seputar khasiat Mahkota Dewa, ternyata tanaman herbal ini sudah dikenal oleh orang Indonesia dan memiliki nama asli yang berbeda-beda menurut daerah masing-masing. Meskipun awalnya banyak ditemukan di Papua, namun ada juga yang berusaha membudidayakannya sehingga di Jawa dan di daerah lainnya juga dapat ditemukan.

Tanaman mahkota dewa memiliki nama latin Phaleria macrocarpa. Tanaman yang kabarnya berasal dari daratan Papua ini di Jawa Tengah dan Yogyakarta dijuluki makuto dewo, makuto rojo, atau makuto ratu. Orang Banten menyebutnya raja obat, karena khasiatnya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Sementara, orang-orang dari etnik Cina menamainya pau yang artinya obat pusaka.

Saat ini tanaman Mahkota Dewa banyak ditemukan di rumah-rumah. Hal ini karena khasiat Mahkota Dewa yang dikenal dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Sehingga, banyak orang yang menanamnya di halaman rumah mereka. Tanaman ini termasuk salah satu Tanaman Obat Untuk Keluarga (Toga).

Produk Mahkota Dewa, sumber Toko Herbal Online
Produk Mahkota Dewa, sumber Toko Herbal Online

Mahkota dewa atau buah simalakama memiliki kandungan senyawa tanin, alkanoid, fenol, lignan, sterol, saponin, juga minyak atsiri di dalamnya. Dengan begitu buah mahkota dewa ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda serta dapat membantu Anda mengobati penyakit tertentu.

Umumnya, manfaat buah mahkota dewa ini dapat Anda dapatkan dengan cara meminum air rebusannya, buah kering hingga ekstrak dalam kapsul. Istimewanya, buah yang juga terkenal dengan sebutan simalakama ini mampu menjadi bahan obat komersial seperti obat sakit kepala dan batuk.

Dari seluruh tanaman mahkota dewa, bagian yang paling banyak digunakan untuk pengobatan adalah bagian buahnya. Untuk Anda yang belum familiar, buah mahkota dewa berbentuk bulat dengan warna merah.

Umumnya, buah mahkota dewa diekstraksi dan diolah menjadi kapsul agar mudah dikonsumsi. Namun, ada pula buah mahkota dewa yang diolah menjadi minyak untuk digunakan sebagai pengobatan luar.

Khasiat Mahkota Dewa

Meskipun sudah dikenal sejak lama dan mungkin belum ada penelitian yang jelas karena belum modern, khasiat Mahkota Dewa sudah banyak diketahui. Nah, di zaman modern sekarang ini, beberapa ada yang terbukti dan beberapa lainnya membutuhkan penelitian lebih lanjut. Berikut ini beberapa hasil berupa informasi khasiat Mahkota Dewa berdasarkan penelitian.

Pohon Mahkota Dewa, sumber Detik Health
Pohon Mahkota Dewa, sumber Detik Health

1. Obat diabates

Mahkota dewa mengandung Saponin yang befungsi untuk mengurangi kadar darah dalam tubuh. Selain itu, zat aktif tersebut juga berperan untuk meningkatkan vitalitas dan mengurangi penggumpalan darah. Selain itu, senyawa alkaloid dalam mahkota dewa juga berperan dalam kestabilan gula darah.

Alkaloid menurunkan glukosa darah dengan cara menghambat absorbsi glukosa di usus, meningkatkan transportrasi glukosa di dalam darah merangsang sintesis glikogen dan menghambat sintesis glukosa.

2. Menurunkan kolesterol

Anda penderita kolesterol? Anda bisa menurunkan kadar kolesterol dengan mengonsumsi obat herbal mahkota dewa. Buah Mahkiota dewa mengandung flavonoid yang berfungsi untuk menurunkan kandungan kolesterol serta mengurangi penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah. Artinya, selain mampu menurunkan kadar kolesterol mahkota dewa juga bisa menurunkan risiko seseorang terkena penyakit jantung koroner.

3. Obat asam urat

Mahkota Dewa juga dipercaya mampu mengobati penyakit asam urat. Hal ini disebabkan, mahkota dewa mengandung flavonoid dan Polifenol yang menghambat produksi asam urat dalam tubuh.

4.Meningkatkan daya tahan tubuh

Di masa wabah penyakit menular seperti sekarang, daya tahan tubuh harus selalu maksimal. Sebab, saat daya tahan tubuh yang kuat bisa mengalahkan virus yang masuk ke dalam tubuh. Kandungan saponin di dalam kulit buah dan daun mahkota dewa berfungsi untuk meningkarkan sistem kekebalan tubuh Anda.

5. Mencegah kanker

Buah Mahkota Dewa, sumber Unair News
Buah Mahkota Dewa, sumber Unair News

Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan. Namun, Anda bisa mencegah penyakit kanker dengan mengonsumsi mahkota dewa. Mahkota dewa kaya akan flavonoid yang berfungsi sebagai anti oksidan dan menangkal radikal bebas. Meski mengandung banyak senyawa aktif yang baik untuk kesehatan, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi mahkota dewa secara berlebihan.

Sebab, mahkota dewa juga mempunyai efek samping. Mengutip dari buku berjudul Mahkota Dewa: Obat Pusaka Para Dewa karya Ning Harmanto, mahkota dewa memiliki efek merangsang kerja otot rahim. Sehingga, ibu hamil tidak boleh mengonsumsi mahkota dewa.

6. Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Karena mahkota dewa dapat menstabilkan tekanan darah dan gula darah, ramuan ini sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular atau jantung. Ini berkat sifat antioksidan dan anti-inflamasi dari flavonoid. Flavonoid dapat menurunkan risiko aterosklerosis. Senyawa ini juga dapat meningkatkan kualitas dinding pembuluh darah.

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara tingkat asupan flavonoid yang lebih tinggi dan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah di berbagai kelompok, termasuk wanita pascamenopause, perokok pria dan pria dan wanita paruh baya.

Nah, itu dia berbagai informasi seputar Mahkota Dewa, termasuk kandungan dan khasiat dari obat herbal ini. Obat herbal Mahkota Dewa dalam bentuk kapsul salah satunya bisa Anda dapatkan di toko herbal online. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda.

× Chat WhatsApp?