Vitamin C mempunyai banyak manfaat. Salah satu manfaat dari vitamin C yang cukup penting yakni menjaga daya tahan tubuh. Tidak heran, ketika musim penyakit tiba, banyak orang mencari suplemen vitamin C agar tidak gampang sakit. Konsumsi vitamin C selain banyak manfaat juga ada efek buruknya bagi tubuh.

Kemampuan tubuh dalam melawan infeksi virus atau bakteri tidak hanya bergantung pada nutrisi tertentu seperti vitamin C. Ada pula peran vitamin lain seperti vitamin A, B6, B12, D, E, folat, zinc, besi, tembaga, selenium dan magnesium.

Kandungan asam karbonat atau yang sering dikenal dengan nama vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang mudah larut dalam air. Kandungan ini bermanfaat sebagai anti oksidan yang bisa membantu melindungi sel-sel tubuh dari paparan radikal bebas sekaligus bisa meningkatkan imun tubuh.

Selain bisa Anda dapatkan dari sumber alami, seperti dengan mengonsumsi jeruk, brokoli, kiwi dan jenis makanan lainnya, vitamin C juga bisa Anda dapatkan dari suplemen yang dijual dipasaran.

Konsumsi vitamin C, khususnya dalam bentuk suplemen, banyak diandalkan untuk meningkatkan sistem imun pada tubuh. Di sisi lain, yang mungkin Anda lupakan adalah berkaitan dengan keamanan mengonsumsi suplemen vitamin C setiap hari atau justru bisa membawa efek buruk bagi tubuh. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Vitamin C mempunyai banyak manfaat. Salah satu manfaat dari vitamin C yang cukup penting yakni menjaga daya tahan tubuh. Tidak heran, ketika musim penyakit tiba, banyak orang mencari suplemen vitamin C agar tidak gampang sakit. Konsumsi vitamin C selain banyak manfaat juga ada efek buruknya bagi tubuh.
Tampilan suplemen dan buah kaya vitamin c, sumber: pixabay.com

Amankah Mengonsumsi Vitamin C Tiap Hari?

Sebelum Anda mengonsumsi vitamin C, Anda perlu tahu terlebih dahulu, secara umum bahwa konsumsi vitamin C sangat bermanfaat bagi tubuh. Pada sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak vitamin C dapat meningkatkan kadar anti oksidan darah hingga 30 persen. Kandungan tersebut bisa membantu pertahanan alami tubuh untuk melawan peradangan.

Pada sisi lain, penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin C bermanfaat untuk orang yang memiliki tekanan darah tinggi. Sudah tidak menjadi hal yang rahasia lagi, bahwa tekanan darah tinggi berpotensi membuat Anda terkena penyakit jantung.

Dengan mengetahui manfaatnya tersebut yang cukup membantu kesehatan tubuh. Jika kita kaitkan dengan pertanyaan awal tadi, apakah boleh minum suplemen vitamin C setiap hari? Pada umumnya, suplemen vitamin C aman dan baik diminum setiap hari, terkhusus lagi untuk Anda yang sering terpapar polusi dan asap rokok.

Baca juga: Sayangi tubuh Anda dengan menjaga kesehatan liver sejak dini

Bukan itu saja, Anda yang sedang terserang infeksi, misalnya influenza dan radang tenggorokan, juga kami rekomendasikan untuk mengonsumsi suplemen yang sama, agar daya tahan tubuh meningkat dan terjaga. Dengan itu, harapannya kondisi tubuh Anda cepat pulih.

Efek Samping Jika Kelebihan Vitamin C

Meskipun secara umum, aman dan baik, Anda tetap harus memperhatikan jumlah vitamin C yang dikonsumsi. Sebab, jika berlebihan, sangat mungkin menimbulkan berbagai efek samping. Di bawah ini efek samping yang terjadi akibat dari kelebihan vitamin C yang dapat merugikan.

1. Masalah Pencernaan

Efek samping yang paling sering terjadi akibat dari kelebihan vitamin C adalah masalah pencernaan. Masalah pencernaan tersebut antara lain seperti diare, mual dan muntah. Selain itu, konsumsi vitamin C yang berlebihan juga bisa menyebabkan nyeri pada bagian ulu hati, akibat gangguan asam lambung oleh sifat asam pada vitamin C.

Efek samping yang paling sering terjadi akibat dari kelebihan vitamin C adalah masalah pencernaan. Masalah pencernaan tersebut antara lain seperti diare, mual dan muntah. Selain itu, konsumsi vitamin C yang berlebihan juga bisa menyebabkan nyeri pada bagian ulu hati, akibat gangguan asam lambung oleh sifat asam pada vitamin C.
Kelebihan vitamin c pada tubuh mengakibatkan gangguan pencernaan, sumber: pixabay.com

3. Masalah Ginjal

Selain gangguan pencernaan, kebanyakan minum vitamin C rupanya juga bisa menimbulkan efek samping pada organ ginjal. Ini dikarenakan produk vitamin C yang tidak diserap tubuh akan dibuang melalui ginjal.

Konsumsi sebanyak lebih dari dua ribu milligram perhari bisa menjadi faktor risiko terbentuknya batu oksalat pada ginjal. Oleh karenanya, Anda harus jeli dalam memperhatikan dosis vitamin C yang dikonsumsi tiap harinya.

4. Kelebihan Zat Besi

Kandungan vitamin ini berperan dalam meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Sebuah studi menemukan bahwa penyerapan zat besi dapat meningkat hingga 67 persen dengan konsumen suplemen vitamin C seribu milligram bersama makanan.

Namun, manfaat tersebut bukan baik, justru dapat merugikan Anda, khususnya pada orang-orang dengan risiko penumpukan zat besi, misalnya hemokromatosis. Kelebihan zat besi bisa menimbulkan berbagai masalah dalam tubuh, termasuk kerusakan yang terjadi pada organ jantung, hati dan saraf.

Baca juga: Inilah perbedaan diare dan disentri, jangan keliru!

5. Nutrisi Tidak Seimbang

Kelebihan konsumsi vitamin C dapat mengganggu keseimbangan nutrisi lain dalam tubuh, salah satunya keseimbangan vitamin B12 dan tembaga. Vitamin C diyakini bisa menurunkan kadar vitamin B12 dan tembaga dalam tubuh. Padahal, kedua jenis nutrisi ini juga penting untuk menunjang fungsi organ tubuh lainnya.

6. Memicu Osteofit

Pada sebuah studi yang dilakukan menemukan bahwa kelebihan kadar vitamin C dalam tubuh bisa meningkatkan risiko terbentuknya osteofit atau taji pada tulang yang dapat mencetuskan rasa nyeri.

Dosis Konsumsi Vitamin C yang Aman

Konsumsi vitamin ini tiap hari sebaiknya dilakukan, sebab fungsinya yang sangat baik untuk tubuh. Vitamin yang tergolong anti oksidan ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh, memberikan nutrisi kulit, membentuk kolagen, menyembuhkan luka serta menjaga kesehatan tulang, otot dan gigi.

Konsumsi vitamin ini tiap hari sebaiknya dilakukan, sebab fungsinya yang sangat baik untuk tubuh. Vitamin yang tergolong anti oksidan ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh, memberikan nutrisi kulit, membentuk kolagen, menyembuhkan luka serta menjaga kesehatan tulang, otot dan gigi.
Untuk lebih aman, pastikan konsumsi vitamin sesuai dosisnya, sumber: pixabay.com

Namun demikian, agar tidak terjadi efek samping akibat kelebihan vitamin C, penting untuk mengetahui dosis kebutuhan vitamin C untuk tubuh kita. Mengutip National Institutes of Health, jumlah vitamin yang direkomendasikan berdasarkan usia bisa dilihat dibawah ini.

Usian 0 sampai 6 bulan 40 milligram, usia 7 sampai 12 bulan 50 milligram, usia 1 sampai 3 tahun 15 milligram, usia 4 sampai 8 tahun 25 milligram, usia 9 sampai 13 tahun 45 milligram, laki-laki usia 14 sampai 18 tahun 75 milligram, wanita usia 14 sampai 18 tahun 65 milligram, pria dewasa 90 milligram, wanita dewasa 75 milligram, wanita hamil 80/85 milligram dan wanita menyusui 115/120 milligram.

Selain itu, Anda bisa berkonsultasi kepada ahlinya, dalam hal ini adalah dokter untuk mendapatkan dosis penggunaan vitamin C yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Tidak berlebihan adalah saran yang kami tekankan kepada Anda.

Sebagai penutup, Akan lebih bagus lagi jika mengonsumsi buah dan sayur untuk mendapatkan vitamin C alami. Semoga tulisan singkat pada artikel kali ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Jika Anda membutuhkan aneka obat herbal, tidak ada salahnya menghubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

× Chat WhatsApp?