Agar ibadah puasa dapat dilakukan dengan maksimal, tentu saja kesehatan menjadi faktor utamanya. Orang yang sakit mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa. Namun untuk lebih maksimal, suplemen untuk puasa bisa menjadi salah satu pilihan.

Ibadah puasa selama Ramadhan merupakan ibadah yang dinanti-nantikan oleh Umat Muslim. Tentu saja alasan utamanya adalah karena dapat menjadi sarana meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Lantas, apa saja suplemen untuk puasa yang perlu dikonsumsi agar tujuan puasa ini dapat dicapai?

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan

Tujuan ibadah puasa adalah untuk meningkatkan ketaqwaan. Namun jika dilihat secara ilmu kesehatan, ternyata puasa memiliki manfaat tersendiri. Namun tentu saja ada orang yang tidak dianjurkan berpuasa oleh karena alasan kesehatan. Nah, bagi orang yang sehat, puasa dapat memberikan dampak positif apalagi jika didukung dengan suplemen untuk puasa.

Tim redaksi Nabawi Herba berusaha memilih informasi seputar manfaat puasa ini dari sumber yang direkomendasikan. Tentu saja ada banyak referensi dari berbagai sumber. Kali ini, tim redaksi memilih informasi dari situs halodoc seperti di bawah ini.

Menurunkan Berat Badan, sumber GRID Healts
Menurunkan Berat Badan, sumber GRID Health

1. Menyehatkan jantung

Puasa ternyata sudah dikaitkan dengan kondisi kesehatan organ jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang berpuasa sebulan sekali memiliki risiko 58 persen lebih rendah terkena penyakit jantung. Orang yang berpuasa disebut memiliki jantung yang lebih sehat dibanding yang tidak berpuasa.

Selain itu, puasa juga disebut mampu mengurangi resistensi insulin. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes menyerang. Namun demikian, masih perlu dilakukan penelitian lebih menyeluruh terkait hal ini.

2. Menurunkan risiko kanker

Puasa juga disebut bisa membantu menurunkan risiko penyakit kanker. Itu terjadi karena selama puasa, laju pembelahan sel dalam tubuh akan berkurang. Kondisi tersebut dibarengi dengan menurunnya pertumbuhan sel akibat terbatasnya asupan. Namun, ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

3. Mengurangi risiko terinfeksi penyakit

Jika diiringi dengan pola makan sehat, puasa bisa membantu menjauhkan berbagai penyakit. Rutin berpuasa dengan benar dapat membantu memperbaiki kondisi radang sendi, radang usus besar, dan penyakit kulit, seperti eksim dan psoriasis.

4. Mendapatkan berat badan ideal

Pembakaran lemak menjadi energi membantu mengurangi berat badan. Itu yang kemudian membuat puasa bisa memberi dampak berupa penurunan berat badan. Selain membantu mewujudkan berat badan ideal, penurunan berat badan juga baik untuk mengendalikan diabetes dan tekanan darah.

Namun hati-hati, berat badan bisa kembali naik, bahkan lebih dari sebelumnya jika pola makan tidak dikontrol. Ini bisa terjadi jika kamu terbiasa mengonsumsi makanan sembarangan saat sahur dan berbuka puasa. Terutama makanan berlemak, manis, goreng-goreng-gorengan yang kerap menjadi menu pembuka sebelum menyantap makanan berat.

Ilustrasi Berpuasa, sumber Merdeka.jpg
Ilustrasi Berpuasa, sumber Merdeka.jpg

Suplemen Untuk Puasa

Sebenarnya, puasa adalah ibadah yang cukup menantang bagi tubuh. Namun karena bisa memberikan keberkahan karena besarnya pahala dari Allah SWT, banyak diantara muslim yang berusaha untuk menunaikannya meskipun bisa saja di tidak mampu karena masalah kesehatan. Nah, caranya adalah dengan mengkonsumsi suplemen untuk puasa pada saat berbuka maupun sahur.

1. Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks memiliki peran penting dalam metabolisme energi tubuh. Kecukupannya memastikan tubuh dapat secara efektif mengolah lemak, protein, dan karbohidrat dari makanan menjadi sumber energi.

Jenis vitamin B kompleks di antaranya vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), B5 (asam pantotenat), B6, asam folat, biotin, dan B12. Kekurangan salah satu vitamin B kompleks ini dapat memengaruhi fungsi vitamin B lainnya, sehingga metabolisme bisa terganggu.

2. Vitamin C

Bila aktivitas Anda termasuk padat, konsumsilah suplemen yang mengandung vitamin C. Vitamin ini tergolong antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan menguatkan sistem kekebalan tubuh.

Pilihlah suplemen yang mengandung vitamin C dengan dosis 500-1000 mg. Untuk mengurangi efek mual, sebaiknya suplemen ini dikonsumsi setelah makan, yaitu setelah sahur atau berbuka puasa.

3. Vitamin D

Anda salah satu yang kerap mengalami peningkatan berat badan selama puasa? Ini memang bisa terjadi, sebab puasa membuat metabolisme melambat sehingga tubuh cenderung menyimpan lemak.

Salah satu hal yang memengaruhinya adalah kecukupan vitamin D. Selain berperan dalam menjaga kesehatan tulang, vitamin D juga berfungsi untuk mengontrol kadar gula darah dan menunjang kerja hormon insulin yang memengaruhi penyimpanan lemak dalam tubuh.

Untuk memenuhi kebutuhannya, pilihlah suplemen vitamin D dalam bentuk aktif yang mudah diserap, yakni vitamin D3. Bila aktivitas Anda banyak di luar ruang, cukup konsumsi 400-800 IU vitamin D3 per hari. Sedangkan bila aktivitas Anda banyak di dalam ruang, konsumsilah 1.000-2.000 IU per hari.

4. Lemak sehat

Asam lemak sehat seperti omega-3 dan omega-6 sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Setidaknya, setiap orang dianjurkan untuk mengonsumsi 100 gram asam lemak omega-3 sebanyak dua kali seminggu. Untuk mencapai jumlah tersebut, Anda dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan sebanyak 1.000 mg per harinya.

5. Mineral penting

Beberapa mineral seperti magnesium, seng (zinc), dan kalsium sangat dibutuhkan untuk menjaga kelancaran berbagai jalur metabolisme dalam tubuh. Bila kadarnya kurang, metabolisme tidak akan berjalan baik dan tubuh pun lebih mudah terserang penyakit.

Berikut anjuran kecukupan masing-masing mineral dalam bentuk suplemen:

Asupan yang Mengandung Vitamin dan Mineral, sumber Palapa News
Asupan yang Mengandung Vitamin dan Mineral, sumber Palapa News

Magnesium

Magnesium adalah mineral penting yang berperan dalam metabolisme energi dan pembentukan protein. Mineral ini juga berkontribusi dalam menjaga fungsi otak, kesehatan tulang, serta aktivitas jantung dan otot. Untuk memenuhi kebutuhannya, Anda bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung 300-450 mg magnesium per hari.

Seng (Zinc)

Kadar seng dalam tubuh akan segera turun bila Anda berpuasa lebih dari 3 hari. Padahal, kecukupan mineral ini penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, perbaikan sel-sel tubuh yang rusak, serta menunjang kesuburan, baik untuk pria maupun wanita. Anda dapat memilih suplemen yang mengandung 20-25 mg seng per hari agar tercukupi kebutuhannya.

Kalsium

Selain menjaga kesehatan tulang, kalsium dibutuhkan untuk menjaga fungsi dan integritas otot. Agar tercukupi, Anda dapat mengonsumsi suplemen yang mengandung 500-1.000 mg kalsium per harinya.

Saran Tambahan

Suplemen untuk puasa sifatnya merupakan pendamping setelah nutrisi utama yang dibutuhkan oleh tubuh terpenuhi. Karena itu, paling tidak penuhi terlebih dahulu nutrisi utama yang penting bagi tubuh seperti karbohidrat, protein dan lemak. Baru kemudian lengkapi dengan suplemen untuk puasa.

Selain itu, sebaikan konsultasikan juga suplemen yang cocok untuk kondisi tubuh kita masing-masing. Karena jika suplemen yang dikonsumsi tidak diperlukan, justru memiliki potensi memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Karena itu, sebaiknya berkonsultasilah kepada dokter Anda.

Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi Anda selama melaksanakan ibadah puasa Ramadhan kali ini. Semoga kita bisa menjalankannya secara maksimal. Simak terus berbagai informasi kesehatan dan produk herbal ternama di halaman Herba Nabawi.

× Chat WhatsApp?