Coronavirus atau virus corona merupakan kumpulan virus yang dapat menginfeksi sistem pernapasan manusia. Pada kebanyakan kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan yang ringan, misalnya saja seperti flu. Namun untuk kasus tertentu, virus ini juga dapat menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).

Virus ini menular melalui percikan dahak (droplet) dari saluran pernapasan, misalnya saja pada saat berada di ruangan yang tertutup dan ramai. Dengan sirkulasi udara yang kurang baik ataupun kontak langsung dengan droplet. Oleh sebab itu, pemerintah membuat aturan untuk jaga jarak, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan dengan tetap di rumah saja untuk meminimalisir penularan Covid-19 ini.

Covid-19 pertama kali muncul di China pada awal tahun 2020, yang kemudian menyebar ke berbagai daerah di dunia hingga saat ini. Virus tersebut sudah mulai menyerang di berbagai bagian Eropa, Amerika Serikat, Asia Tenggara, dan negara lainnya termasuk Indonesia. Yang sudah menimbulkan kekacauan dimana saja, misalnya saja Afrika dan Amerika Selatan.

Ilustrasi virus corona menyerang tubuh manusia, Sumber : netral.news
Ilustrasi virus corona menyerang tubuh manusia, Sumber : netral.news

Salah satu cara agar anda tidak terkena virus corona ialah dengan menjaga kekebalan tubuh agar tetap sehat. Anda dapat menjaga daya tahan tubuh anda dengan mengonsumsi sayuran yang bergizi, berolahraga, berjemur, hingga mengonsumsi suplemen multivitamin. Untuk mendapatkan suplemen multivitamin atau berbagai obat herbal anda dapat menghubungi Nabawi Herba yang merupakan toko herbal online.

Gejala Terinfeksi Virus Covid-19

Virus corona dapat menimbulkan berbagai gejala yang berbeda-beda pada orang yang terinfeksi. Gejala yang muncul tersebut tergantung dari jenis virus yang menyerang dan seberapa serius infeksi yang terjadi. Ada beberapa ciri yang dapat anda kenali sebagai gejala virus corona yakni :

  • Demam,
  • Sesak napas,
  • Batuk,
  • Sakit kepala,
  • Nyeri pada beberapa bagian tubuh penderita,
  • Sakit tenggorokan,
  • Anosmia atau kondisi dimana seseorang kehilangan kemampuan untuk mencium bau. Kondisi ini juga dapat menghilangkan kemampuan penderitanya untuk merasakan makanan.
Perawatan intensif di rumah sakit bagi orang yang terkena corona, Sumber : daerah.sindonews.com
Perawatan intensif di rumah sakit bagi orang yang terkena corona, Sumber : daerah.sindonews.com

Varian Baru Dari Virus Corona

Jenis varian baru dari virus ini sudah mulai masuk ke Indonesia. Varian baru tersebut antara lainnya yakni B117, B1351, dan B1617. Beberapa faktor yang menjadi penyebab meningkatnya kasus corona di negara-negara tersebut ialah mobilitas pergerakan masyarakat, dengan adanya varian baru virus Covid-19 yaitu B.117 berasal dari Inggris, kemudian B.1351 berasal dari Afrika Selatan dan varian mutasi ganda dari India B. 1617.

Varian B.117 saat ini merupakan varian baru yang paling banyak dilaporkan oleh orang dari berbagai belahan dunia. WHO mencatat berbagai peningkatan kasus hingga 49% varian B.117 yang bersirkulasi di kawasan Asia Tenggara. Untuk mencegah penularan lebih meluas, pemerintah telah menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi apa yang sudah dianjurkan ataupun dilarang oleh pemerintah.

Dengan adanya virus yang berubah bentuk dengan cepat dan ditemukan varian baru, juga mengakibatkan timbulnya gejala yang lebih baru dan tidak biasa terlihat pada orang yang telah terinfeksi. Namun, tanda dan gejala dasar dari COVID-19 termasuk demam, sesak napas, batuk, sakit kepala, nyeri tubuh, sakit tenggorokan, anosmia, masih sering dan banyak dijumpai.

Ilustrasi varian baru virus corona, Sumber : jnj.com
Ilustrasi varian baru virus corona, Sumber : jnj.com

Jenis Vaksin Covid di Indonesia

Sebanyak 73,9 juta dosis vaksin Covid-19 telah masuk ke Indonesia, dari berbagai produsen vaksin yang ada di dunia. Ada 3 vaksin yang masuk ke Indonesia antara lain yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca yang telah digunakan dalam vaksinasi Covid-19, dan vaksin yang baru tiba dari Sinopharm.

1. Vaksin AstraZeneca

Vaksin AstraZeneca merupakan salah satu vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan vaksin asal Inggris bersama ilmuwan di University of Oxford. Vaksin Covid-19 tersebut berbasis vaksin vektor adenovirus simpanse. Yang maksudnya ialah pengembang vaksin mengambil virus yang biasanya menginfeksi simpanse, dan dimodifikasi secara genetik untuk menghidari kemungkinan infeksi parah terhadap manusia.

Virus yang dimodifikasi tersebut membawa sebagian dari virus Covid-19 yang disebut protein spike, yaitu bagian menonjol seperti paku yang ada di permukaan virus corona SARS-CoV-2. Saat vaksin dikirim ke sel manusia, vaksin akan memicu respons kekebalan terhadap protein spike, yang menghasilkan antibodi dan sel memori dan nantinya mampu mengenali virus penyebab Covid-19.

2. Vaksin Sinovac

Sinovac merupakan vaksin buatan perusahaan biteknologi asal China, yang dikembangkan dengan teknologi vaksin, inactivated virus atau virus utuh dari SARS-CoV-2, penyebab Covid-19 yang sudah dimatikan. Tujuannya untuk memicu sistem kekebalan tubuh terhadap virus tanpa menimbulkan respons dari penyakit lain yang serius. Metode inactivated virus bukanlah teknologi baru dalam pengembangan vaksin ini.

Metode inactivated virus sudah sering dipakai dalam pengembangan vaksin lain seperti polio dan flu. Terkait efek samping dari vaksinasi Covid-19 dengan suntikan vaksin Sinovac, dilaporkan efek samping ringan hingga sedang. Selain nyeri di sekitar bekas suntikan, ada efek samping lain yang paling banyak dirasakan yakni gatal dan mengantuk.

3. Vaksin Sinopharm

Vaksin Sinopharm merupakan vaksin yang dikembangkan oleh Beijing BioInstitute Biological Product. Vaksin ini adalah salah satu jenis vaksin yang akan digunakan dalam program vaksin gotong royong di Indonesia, bersama dengan vaksin Moderna yang berasal dari Amerika Serikat.

Vaksin Sinopharm yang baru tiba di Indonesia ini, merupakan jenis vaksin Covid-19 yang menggunakan teknologi pengembangan sama dengan vaksin Sinovac. Vaksin ini menggunakan metode inactivated virus atau virus yang dimatikan untuk memicu respons kekebalan. Sehingga dapat mencegah keparahan terhadap infeksi penyakit lain.

Ilustrasi vaksin corona, Sumber : health.kompas.com
Ilustrasi vaksin corona, Sumber : health.kompas.com

Itu tadi informasi yang dapat kami sampaikan mengenai virus corona yang perlu anda waspadai. Seperti yang telah kami sampaikan di atas, untuk menjaga kekebalan tubuh anda agar tetap prima dan mengurangi risiko terpapar virus corona, maka anda membutuhkan suplemen multivitamin yang bisa anda lihat di katalog produk kami. Selain itu anda juga bisa mendapatkan infomasi bermanfaat lainnya dengan mengakses laman website Nabawi Herba.

× Chat WhatsApp?