Sakit perut adalah salah satu permasalahan pada tubuh yang mungkin tidak jarang ditemui. Mengobati sakit perut dengan berbagai macam obat serta tata cara pengobatan pun dilakukan. Nah, bagaimana sebenarnya mengobati sakit perut yang dianjurkan?

Pada sebagian kasus, madu disinyalir bisa menjadi obat untuk sakit perut. Namun tentu saja, perlu diidentifikasi terlebih dahulu sebenarnya apa yang menjadi penyebab sakit perut yang dialami. Sehingga bukan salah madu sebagai obat herbal, namun diagnosa yang belum dilakukan untuk mengetahui jelas masalah yang dialami.

Penyebab Sakit Perut

Untuk diagnosa penyakit sebelum mengobati sakit perlu, Anda harus berkonsultasi dengan ahli. Dalam hal ini tentu saja adalah seorang dokter. Jika masalahnya hanya sembelit, biasanya orang-orang langsung meminum madu dan sembuh. Tetapi akan berbeda jika penyebab sakit perutnya berbeda pula.

Perut yang biasa disebut dalam komunikasi kita sehari-hari adalah area yang tidak spesifik. Nah, untuk memahami sakit perut yang dialami, biasanya bisa dilihat dari letak atau posisi sakit perut yang dirasakan. Berikut informasinya.

1. Sakit perut kanan atas

Sakit Perut Pada Anak, sumber Asian Parent
Sakit Perut Pada Anak, sumber Asian Parent

Beberapa penyakit penyebab sakit perut kanan atas adalah Hepatitis, Batu empedu, Radang kandung empedu, Infeksi ginjal, Batu ginjal dan Kanker hati. Selain karena organ di dalam perut, sakit perut kanan atas juga dapat disebabkan oleh gangguan paru-paru, misalnya radang selaput paru atau paru-paru basah.

2. Sakit perut kanan bawah

Sakit perut kanan bawah dapat disebabkan oleh Usus buntu, Infeksi saluran kemih, Batu saluran kemih, Radang usus, Sumbatan (obstruksi) usus dan Hernia.

3. Sakit perut kiri atas

Beberapa penyebab sakit perut kiri atas adalah Pembesaran limpa, Infeksi ginjal, Batu ginjal dan Sembelit. Sama halnya dengan sakit perut kanan atas, sakit perut kiri atas juga bisa disebabkan oleh masalah di paru-paru. Bukan hanya gangguan paru-paru, angina dan serangan jantung juga bisa mengakibatkan sakit perut kiri atas.

4. Sakit perut kiri bawah

Penyebab dari sakit perut kiri bawah antara lain adalah Infeksi saluran kemih, Batu saluran kemih, Sumbatan (obstruksi) usus dan Radang usus.

5. Sakit perut bagian tengah

Sakit perut di bagian tengah atas (ulu hati) dapat disebabkan oleh sakit maag, tukak lambung, atau radang organ pankreas. Masalah pada jantung juga dapat menyebabkan sakit di ulu hati. Sedangkan sakit perut di bagian tengah bawah, dapat disebabkan oleh radang saluran pencernaan dan radang kandung kemih.

Khusus untuk wanita, kelainan pada organ reproduksi dapat menyebabkan sakit perut bagian bawah. Kelainan tersebut antara lain Kista indung telur, Penyakit radang panggul, Endometriosis, Kehamilan ektopik dan Keguguran.

Pengobatan Sakit Perut

Untuk mengobati sakit perut, Anda bisa melihat obat yang cocok setelah adanya diagnosa dari dokter. Biasanya, sakit perut yang dirasakan mulai dari mulas, kram dan seperti tertusuk-tusuk yang ringan hingga berat. Karena itu Anda perlu juga memahami kondisi pada tubuh yang Anda rasakan untuk menceritakannya pada dokter.

Cara mengobati sakit perut tergantung pada penyebabnya. Sebagai contoh, dokter cukup menyarankan perubahan pola makan, bila sakit perut disebabkan oleh pola makan yang kurang baik. Sedangkan pada sakit perut yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan obat antibiotik.

Madu Untuk Sakit Perut, sumber Halodoc
Madu Untuk Sakit Perut, sumber Halodoc

Obat-obatan lain juga bisa diberikan pada sakit perut yang disebabkan oleh penyakit asam lambung (GERD) atau peradangan. Pada beberapa kasus, operasi harus dilakukan untuk mengatasi sakit perut yang disebabkan oleh hernia atau usus buntu.

Pasien juga bisa melakukan beberapa langkah sederhana di rumah, guna meredakan gejala sakit perut, yaitu:

  • Menempelkan bantal pemanas di area perut yang sakit
  • Mengelola stres dengan olahraga atau meditasi
  • Tidak makan sekaligus dalam porsi besar
  • Mengunyah makanan secara perlahan sampai lunak
  • Menghindari makanan yang bisa memicu sakit perut, misalnya makanan pedas atau berlemak

Anda juga perlu segera ke dokter (tidak bisa ditunda lagi) jika mulai melihat gejala-gejala lain pada tubuh Anda. Karena biasanya kebanyakan orang merasa sakitnya bisa ditahan untuk sementara waktu dan sembuh sendiri. Namun jika menemukan gejala berikut ini segeralah ke dokter, seperti :

  • Demam
  • Sedang hamil atau menyusui
  • Sakit perut berlangsung lebih dari 24 jam
  • Perut membengkak
  • Tidak nafsu makan
  • Sembelit
  • Buang air kecil terasa sakit atau terlalu sering
  • Berat badan turun drastis
  • Dehidrasi
  • Kulit atau mata menguning
  • Muntah darah
  • Buang air besar berdarah
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
Pola Hidup Sehat, sumber RSUD Kajen
Pola Hidup Sehat, sumber RSUD Kajen

Mencegah Penyakit

Jika Anda dapat melakukan pencegahan, tentu Anda tidak perlu mengobati sakit perut. Sebagaimana yang dikatakan pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, apapun sakitnya, berusaha sebaik mungkin untuk dapat mencegahnya agar kita tidak sakit karenanya.

Secara umum, agar tubuh tetap sehat, kita bisa menjaganya dengan menerapkan pola makan yang baik, pola aktivitas yang menyehatkan dan waktu istirahat yang cukup. Karena dengan mekanisme tubuh salah satunya sistem imun, umumnya tubuh manusia dapat menangkan berbagai penyakit asalkan memiliki nutrisi yang cukup, beraktivitas dengan sehat dan cukup beristirahat.

Begitu juga untuk mencegah datangnya sakit perut. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan sehari-hari agar tidak mudah diserang sakit perut. Berikut diantaranya :

  • Mencuci tangan, terutama sebelum menyentuh makanan
  • Memperbanyak minum air putih
  • Rutin berolahraga
  • Berhenti merokok
  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol
  • Tidak langsung berbaring setelah makan, beri waktu minimal 2 jam

Itu dia berbagai informasi seputar sakit perut yang bisa menjadi referensi kecil bagi Anda. Semoga informasi ini cukup memberikan manfaat. Simak terus berbagai informasi kesehatan lainnya di toko obat herbal.

× Chat WhatsApp?